Subholding Gas Pertamina membuat langkah progresif dalam menyokong transisi energi di sektor transportasi. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem kendaraan berbahan bakar gas (BBG), mereka berupaya menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk kebutuhan energi masa kini.
Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menekankan pentingnya implementasi energi bersih di Indonesia. Melalui penyediaan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), mereka memberikan layanan teknis untuk kendaraan serta edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat penggunaan BBG.
“SPBG yang kami kelola telah melayani berbagai segmen pengguna, mulai dari transportasi umum hingga kendaraan pribadi,” ujar Santiaji. Dengan upaya ini, mereka berharap dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendukung lingkungan yang lebih bersih.
Pengembangan Infrastruktur SPBG untuk Masyarakat yang Lebih Baik
PGN Gagas telah mengelola 14 SPBG yang tersebar di 7 provinsi di Indonesia. Total penyaluran BBG untuk sektor transportasi telah mencapai 1,63 BBTUD per September 2025, yang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di sektor ini.
Melalui pengembangan infrastruktur SPBG, PGN Gagas bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi transportasi yang semakin meningkat. Stasiun ini tidak hanya menyediakan pengisian gas, tetapi juga menjadi pusat informasi bagi masyarakat mengenai BBG.
Infrastruktur yang robust dan terdistribusi ini menjadi kunci dalam mendukung keberlanjutan penggunaan kendaraan berbahan bakar gas. Dengan adanya SPBG, diharapkan akan ada peningkatan tingkat adopsi kendaraan yang lebih ramah lingkungan di seluruh Indonesia.
Inisiatif Pemeriksaan Kendaraan untuk Keamanan dan Kenyamanan
Sebagai bagian dari menjaga keandalan kendaraan berbahan bakar gas, PGN Gagas menawarkan layanan pemeriksaan teknis kendaraan BBG secara gratis di sejumlah SPBG. Layanan ini dirancang untuk memastikan bahwa kendaraan pengguna berfungsi dengan optimal.
Pemeriksaan teknis ini sangat penting, mengingat setiap kendaraan memerlukan perawatan yang baik agar dapat beroperasi dengan efisien. Selain itu, upaya ini juga mendukung aktivitas transportasi yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat.
Dalam program pemeriksaan yang digelar pada Juni hingga Agustus 2025, PGN Gagas berhasil memeriksa hampir 500 kendaraan. Respon positif dari masyarakat menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya perawatan kendaraan berbahan bakar gas.
Mendorong Kesadaran Masyarakat tentang Energi Bersih
PGN Gagas tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya energi bersih. Dengan memberikan edukasi dan informasi yang tepat, mereka berharap masyarakat dapat lebih memahami manfaat penggunaan BBG.
Melalui seminar, workshop, dan kegiatan lainnya, PGN Gagas berupaya untuk menjangkau lebih banyak orang. Semakin banyak individu yang memahami manfaat BBG, semakin besar pula peluang pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Keterlibatan masyarakat dalam transisi energi ini menjadi sangat penting untuk mendorong perubahan yang lebih luas. Dengan dukungan yang kuat dari masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta, transisi ke energi bersih bisa lebih cepat terwujud.
