Saham bonus RISE dengan rasio 25:12 telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan baru-baru ini, di mana langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan demi permodalan yang lebih kuat. Peningkatan modal dasar menjadi Rp3 triliun ditujukan untuk mendukung ekspansi bisnis properti yang lebih berkelanjutan.
Pada RUPSLB yang berlangsung secara elektronik, pemegang saham menyetujui dua agenda penting. Agenda tersebut mencakup peningkatan modal dasar serta distribusi saham bonus yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi para investor.
Keputusan yang diambil dalam rapat ini mencerminkan visi perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar. Dengan langkah-langkah ini, RISE berambisi untuk meningkatkan daya saingnya dalam industri properti yang semakin dinamis.
Rincian Peningkatan Modal dan Saham Bonus yang Disepakati
Peningkatan modal menjadi Rp3 triliun sebagai langkah strategis menyangkut pembagian saham bonus yang diambil dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor. Manajemen perusahaan percaya bahwa langkah ini akan flexibilisasi permodalan dan memfasilitasi pengembangan di tahun-tahun mendatang.
Jumlah saham yang dikeluarkan sebanyak 5.253.600.000 lembar, yang akan menjadikan total saham menjadi 16.198.600.000 lembar. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menawarkan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Rasio pembagian saham bonus 25:12 artinya pemegang 25 saham lama berhak memperoleh 12 saham baru. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung likuiditas perdagangan saham di bursa efek, memberikan keuntungan jangka panjang bagi para investor.
Tanggal dan Waktu Penting dalam Agenda RUPSLB
Penting untuk dicatat bahwa agenda RUPSLB ini memiliki waktu yang signifikan bagi perusahaan dan pemegang saham. Melalui rapat yang diadakan, RISE mampu melakukan perubahan yang diperlukan dalam struktur permodalan.
Manajemen menjelaskan bahwa keputusan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga langkah strategis yang mendukung pertumbuhan bisnis. Penyampaian informasi yang jelas selama rapat juga mencerminkan komitmen manajemen dalam menjaga transparansi kepada investor.
Persetujuan dari pemegang saham memberikan sinyal positif untuk langkah-langkah ekspansi dalam proyek-proyek ke depan. Ini dapat menjadi motivasi lebih bagi tim untuk mengimplementasikan rencana bisnis dengan lebih agresif dan terencana.
Strategi Ekspansi dan Proyek Baru yang Dicanangkan
Dalam konteks ekspansi, RISE sedang menyiapkan berbagai proyek baru yang menjanjikan. Diantara projek tersebut adalah Solaris Villa di Bali dan Malang, yang diyakini dapat merebut pangsa pasar yang berkembang.
Strategi ini diharapkan akan membuka jalan bagi perusahaan untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang terus berubah. Dengan memiliki bank tanah yang strategis, RISE dapat memastikan pengembangan yang efisien dan terukur.
Arah strategi yang jelas dan terfokus ini tidak hanya akan meningkatkan profitabilitas perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham. Profesionalisme dalam ekspansi ini akan menjadi kunci untuk menjawab tantangan pasar yang ada.
