Kota Wisata Ecovia, yang terletak di kawasan Cibubur, telah resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang menandai kerjasama antara perusahaan terkemuka di bidang pengembangan real estate. Dengan luas area sebesar 156,5 hektare, proyek ini hadir utamanya untuk memenuhi kebutuhan akan hunian yang berkualitas bagi masyarakat di sekitarnya.
Pembangunan kota ini datang sebagai respons terhadap kebutuhan akan tempat tinggal yang nyaman dan terjangkau di daerah suburban Jakarta, di mana pertumbuhan populasi dan ekonomi semakin meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang beralih ke wilayah pinggiran kota untuk menemukan hunian yang sesuai dengan gaya hidup modern mereka.
Kota Wisata Ecovia merupakan hasil kolaborasi antara pengembang Sinar Mas Land dengan Sumitomo Forestry, perusahaan asal Jepang, yang dikenal dengan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui proyek ini, diharapkan akan terbentuk komunitas yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesejahteraan sosial penghuni.
Pengenalan Proyek Kota Wisata Ecovia di Cibubur
Dalam peluncuran kota ini, pihak pengembang mencatat bahwa Ecovia bertujuan untuk memadukan aspek ekologis dengan kemudahan aksesibilitas bagi penghuninya. Dengan desain yang modern dan ramah lingkungan, proyek ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan yang sehat dan produktif.
Visi dari Kota Wisata Ecovia adalah menghadirkan hunian berkualitas tinggi, dengan berbagai fasilitas yang dapat mendukung gaya hidup aktif. Pengembangan ramah lingkungan tidak hanya penting dari sudut pandang estetika, tetapi juga sangat vital untuk kesehatan masyarakat di masa kini.
Rencananya, kota ini akan terbagi dalam tiga distrik, di mana distrik pertama akan dikenali sebagai Bravera. Dengan total unit hunian yang ditargetkan mencapai sekitar 4.500, serta komersial dan fasilitas penunjang lainnya, Ecovia ingin menjadi pilihan utama bagi keluarga modern yang mengedepankan kualitas hidup dan keberlanjutan.
Klaster Orlens: Hunian Perdana yang Menarik
Sebagai klaster perdananya, Orlens menawarkan desain fasad yang modern dengan tata ruang fungsional. Ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga akan diprioritaskan agar penghuni dapat merasakan kenyamanan sekaligus mendukung gaya hidup sehat mereka.
Pihak pengembang juga menekankan pentingnya elemen sosial dalam desain kota, seperti area bermain untuk anak, jalur sepeda, dan jogging track. Dengan fasilitas ini, proyek diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang interaksi bagi penghuninya.
Harga unit di Klaster Orlens berkisar antara Rp1,8 miliar hingga Rp3,1 miliar, dengan berbagai pilihan tipe rumah. Hal ini memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka, membuat Kota Wisata Ecovia semakin terjangkau dan menarik.
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Ecovia
Ecovia bukan hanya tentang hunian, tetapi juga tentang upaya membangun masa depan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan menggunakan metode konstruksi yang tidak hanya efisien tetapi juga memperhatikan keseimbangan ekologis, proyek ini berambisi untuk mendapatkan sertifikasi Green Building.
Penerapan teknologi ramah lingkungan dan penggunaan bahan-bahan alami, seperti kayu, menjadi aspek kunci dari pembangunan. Proyek ini tidak hanya berkomitmen untuk memberikan hunian berkualitas, tetapi juga menjadi pionir dalam konsep hidup berkelanjutan di kawasan kota besar.
Menurut pengembang, keberhasilan Kota Wisata Ecovia sangat tergantung pada kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Dengan dukungan dari pengalaman Sumitomo Forestry pada konstruksi yang berkelanjutan, proyek ini diharapkan dapat menjadi model untuk proyek lainnya di seluruh Indonesia.
Aksesibilitas dan Fasilitas yang Menunjang Kehidupan Urban
Kota Wisata Ecovia menawarkan kemudahan akses yang sangat strategis, dengan dua akses tol utama yang menghubungkan wilayahnya. Konektivitas ini sangat penting, mengingat banyak penghuni yang beraktivitas di Jakarta.
Selain itu, adanya transportasi publik seperti Light Rapid Transit (LRT) dan shuttle bus yang menghubungkan dengan beberapa titik di ibu kota semakin memudahkan mobilitas. Dengan begitu, penghuninya dapat menikmati kenyamanan tinggal tanpa harus khawatir tentang kemacetan yang sering terjadi di kota besar.
Fasilitas yang ditawarkan juga mencakup beragam area komersial dan ruang publik yang memadai. Konsep kawasan yang menyediakan akses ke berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari mal hingga pusat kebugaran, menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penghuni yang mencari kenyamanan dalam hidup mereka.
