Pada tahun 2026, Sinar Mas Land meluncurkan program penjualan nasional yang diberi nama “Royal Key”. Dalam program ini, perusahaan menargetkan penjualan sebesar Rp3,6 triliun melalui lebih dari 1.400 unit properti yang mencakup residensial dan komersial di berbagai daerah Indonesia.
Program ini hadir sebagai respons terhadap perkembangan positif dalam sektor properti nasional. Beberapa faktor yang mendukung termasuk suku bunga rendah dan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi jangka panjang dalam properti.
Peluncuran Royal Key berlangsung pada 22 Januari 2026 di BSD City, Tangerang. Acara ini juga menjadi tanda berlanjutnya program penjualan yang telah ada sejak 2020 dengan catatan pertumbuhan yang baik.
Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menjelaskan bahwa konsumen saat ini cenderung lebih selektif. Kesadaran akan kepemilikan yang berharga mendorong mereka untuk mengambil keputusan yang lebih hati-hati.
Mengapa Program Royal Key Ini Penting untuk Konsumen?
Royal Key diperkenalkan sebagai simbol kualitas dan akses bagi konsumen. Dengan menghadirkan portofolio yang luas, program ini menawarkan berbagai pilihan mulai dari rumah tapak hingga apartemen di lokasi strategis.
Saat ini, konsumen dapat menemukan produk dengan harga mulai dari Rp1,1 miliar, dengan mayoritas dalam kondisi siap huni. Hal ini tentu saja memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin segera menempati rumah baru.
Herry juga menekankan bahwa sekitar 80-90 persen unit yang ditawarkan adalah ready stock yang siap untuk dihuni. Ini menjadi keunggulan tersendiri bagi konsumen yang membutuhkan hunian secara cepat.
Royal Key tidak hanya mendukung kepemilikan hunian, tetapi juga memberikan peluang bagi konsumen untuk berinvestasi jangka panjang. Skema pembelian yang fleksibel membuat program ini lebih menarik bagi masyarakat.
Fokus pada Bunga Rendah dan Insentif Menarik
Prospek sektor properti di tahun 2026 semakin terbuka lebar. Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan suku bunga yang tetap rendah, peluang investasi di sektor ini menjadi semakin menarik.
Hermawan Wijaya, Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, menuturkan bahwa Royal Key diharapkan mendorong keputusan pembelian yang cepat di kalangan konsumen. Ia juga optimis terhadap target pra-penjualan yang ditetapkan sebesar Rp10 triliun tahun ini.
Program ini terbagi dalam empat periode penjualan sepanjang tahun. Insentif terbesar diberikan pada periode awal, yang berkurang secara bertahap pada periode berikutnya. Hal ini membantu konsumen untuk memanfaatkan momen terbaik untuk membeli properti.
Sebagai tambahan, berbagai keuntungan seperti potongan harga hingga 26 persen dan subsidi uang muka hingga 15 persen sangat menguntungkan bagi calon pembeli. Ini menunjukkan komitmen Sinar Mas Land untuk membuat kepemilikan properti semakin terjangkau.
Rincian Kerja Sama dengan Bank dan Pembiayaan yang Fleksibel
Royal Key didukung oleh kolaborasi dengan 22 bank rekanan, mempermudah konsumen dalam memilih metode pembiayaan. Baik melalui uang tunai atau skema KPR, semua pilihan tersedia untuk memudahkan proses pembelian.
Dalam kerjasama ini, sekitar 80-90 persen unit yang termasuk dalam program memenuhi kriteria untuk PPN DTP. Ini memberikan efisiensi biaya yang signifikan untuk konsumen, terutama dalam sektor rumah tapak dan apartemen.
Pentingnya kolaborasi dengan bank dalam program ini adalah untuk memberikan kemudahan dan kepercayaan kepada konsumen. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Sinar Mas Land di pasar properti nasional.
Konsumen juga dihadapkan pada pilihan yang bervariasi berdasarkan kebutuhan dan preferensi mereka. Fleksibilitas ini sangat penting di tengah dinamika ekonomi yang tidak menentu.
Dengan penekanan pada kualitas produk dan layanan, proyeksi Sinar Mas Land di masa mendatang terlihat optimis. Royal Key diharapkan mampu menarik lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan secara keseluruhan.
