Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto mengungkapkan bahwa organisasi ini siap memberikan dukungan penuh terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah. Dalam acara penting yang berlangsung di Jakarta, Joko menyoroti peran sektor properti yang telah terbukti menjadi indikator vital pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan jumlah anggota yang mencapai 401, REI berkomitmen untuk mendukung program ini melalui berbagai inisiatif dan kontribusi nyata.
Rakernas REI yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol dihadiri oleh berbagai pengembang perumahan, tokoh asosiasi, dan pejabat pemerintah. Pembukaan acara tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, yang memberikan sambutan hangat kepada para peserta. Kegiatan ini mengusung tema “Propertinomic 2.0: Mengatasi Hambatan dan Percepatan Program 3 Juta Rumah,” yang mengisyaratkan pentingnya inovasi dalam sektor properti.
Kondisi sektor perumahan saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal perizinan yang melibatkan banyak kementerian. Hal ini disampaikan oleh Joko yang menunjukkan kompleksitas dalam pengkoordinasian antara sembilan kementerian yang terkait. Dia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mempercepat proses perizinan agar proyek perumahan tidak terhambat.
Pentingnya peran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai sektor pengarah dalam mengharmonisasikan perizinan dan mengurangi tumpang tindih adalah esensial. Joko mengungkapkan bahwa saat ini ada 314 proyek REI yang terhambat dengan luas lahan mencapai 6.178 hektar dan total nilai investasi sebesar Rp 34,7 triliun yang belum tertangani.
Langkah-Langkah untuk Meningkatkan Perumahan di Indonesia
Maruarar Sirait menegaskan komitmen Kementerian PKP untuk memberikan kesempatan bagi pengembang perumahan memberikan kritik dan saran. Dia mengajak para anggota REI dan pengembang lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan terhadap kebijakan dan program yang ada. Pendekatan terbuka ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemerintah dan para pelaku sektor properti.
Selanjutnya, Maruarar menggarisbawahi perlunya dukungan kolektif dari pengembang di seluruh Indonesia untuk mensukseskan Program 3 Juta Rumah. Dia menekankan bahwa kualitas hunian yang layak harus menjadi prioritas bagi seluruh stakeholders. Dengan membangun rumah berkualitas, harapannya adalah semua warga dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Dalam upaya mempercepat pembangunan perumahan, Menteri PKP berharap Rakernas ini dapat memunculkan keputusan strategis yang bermanfaat bagi semua mitra kerja. REI sendiri memiliki peran krusial sebagai salah satu organisasi perumahan tertua dan terbesar di Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur perumahan nasional.
Dalam kesempatan ini, Maruarar memaparkan sebelas program yang telah dilaksanakan oleh Kementerian PKP bersama mitra di sektor perumahan. Di antara program tersebut termasuk kebijakan BPHTB gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta insentif PPN yang berlaku hingga tahun 2026. Semua inisiatif ini dirancang untuk mendorong percepatan pengembangan perumahan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Inovasi dan Komitmen untuk Lingkungan Hidup
Joko Suranto juga mengajak REI untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dengan melaksanakan program penghijauan. Salah satu inisiatifnya adalah penanaman 1 juta pohon, yang diharapkan dapat menjadi bagian dari program penanaman pohon di setiap pengembangan perumahan. Dengan dua pohon per rumah subsidi, ini akan berkontribusi besar terhadap kelestarian lingkungan.
Pentingnya lingkungan yang lebih hijau di tengah pembangunan perumahan menjadi salah satu fokus utama dalam rakernas kali ini. Hal ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan perumahan yang bukan hanya layak huni, tetapi juga ramah lingkungan. Joko berharap bahwa program ini dapat menjadi kebijakan pemerintah di masa mendatang untuk lebih menekankan aspek keberlanjutan dalam setiap proyek perumahan.
Komitmen untuk memelihara lingkungan dan mendukung program perumahan yang berkelanjutan adalah upaya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Joko percaya bahwa dengan bekerja sama, pengembang dan pemerintah dapat mewujudkan visi ini dan menjadikan Indonesia lebih hijau dan aman bagi generasi mendatang.
Semua pencapaian dalam program ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara semua pihak. Dengan dukungan pemerintah dan pelaku industri, REI berharap semua dalam ekosistem perumahan dapat bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. Melalui upaya kolektif ini, visi Program 3 Juta Rumah bisa menjadi kenyataan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh.
